Game Slot Itu Maisir? – Republika.id

DIASUH OLEH USTAZ DR ONI SAHRONI; Anggota Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia
Assalamu’alaikum wr. wb.
Salah satu permainan yang sering ditawarkan oleh sebagian pihak di antaranya melalui SMS atau media sosial, yaitu game slot. Apakah game slot termasuk judi atau bukan? Bagaimana kita mengetahui suatu fitur permainan itu termasuk judi atau bukan? Mohon penjelasan Ustaz. — Jaka, Bekasi
Wa’alaikumussalam wr. wb.
Jawaban atas pertanyaan tersebut bisa dijelaskan dalam poin-poin berikut.
Pertama, apa itu game slot? Game slot juga dikenal dengan permainan slot atau betting slot atau jika menggunakan sarana offline itu mesin slot. Tetapi karena slot ini menggunakan sarana game dan online, maka permainan slot ini praktis semuanya menggunakan sarana online atau internet.
Di antara latar belakang orang yang melakukan permainan slot adalah ingin untung dengan cara instan (nggak mau repot dan susah), hiburan mengisi waktu luang, dan rasa penasaran yang berakibat pada kecanduan.
Di antara ciri permainan slot ini adalah (1) bisa diakses dengan mudah melalui smartphone, sehingga tidak harus menggunakan platform ataupun browser.
(2) Jenis, layanan, dan fitur game slot itu sangat beragam sehingga memberikan pilihan-pilihan bagi pemain. (3) Tidak butuh modal besar, misalnya dengan Rp 10 ribu mereka yang ingin berjudi itu bisa.
(4) Mengandalkan keberuntungan karena tidak ada barang atau jasa yang diperjualbelikan. Semuanya berisi taruhan untuk mendapatkan hadiah, bonus, dan promosi.
Ilustrasi sederhananya; bermain slot itu main game online, tetapi dengan taruhan uang melalui sarana online di smartphone atau sarana online lainnya yang dikelola oleh pihak tertentu.
Kedua, sesungguhnya permainan atau game slot itu adalah judi (maisir) dan bagian dari dosa besar karena alasan dan dalil berikut.
(a) Memenuhi kriteria dan karakteristik judi (maisir), yaitu (1) Seluruh pelaku maisir mempertaruhkan hartanya. Maksudnya setiap pemain slot ini bermain harus dengan uang; harus menyertakan uang sebagai taruhan.
(2) Taruhan dan mengadu nasib sehingga pelaku bisa menang dan bisa kalah (mengadu nasib/mengandalkan faktor keberuntungan).
(3) Pemenang mengambil hak orang lain yang kalah, karena setiap pelaku juga tidak memberi manfaat kepada lawannya. Ia mengambil sesuatu dan yang kalah tidak mengambil imbalannya (zero sum game).
Ketiga karakteristik tesebut sebagaimana disimpulkan oleh Prof Dr Rafiq Yunus al-Mishri dalam bukunya Al-Maisir. Selama ketiga karakteristik itu terpenuhi, maka permainan tersebut dikategorikan sebagai judi (maisir) yang diharamkan dalam Islam sesuai firman Allah SWT,
“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” (QS al-Maidah: 90).
(b) Dilarang regulasi dan aturan. Game slot ini adalah judi yang tidak hanya melanggar prinsip syariah tetapi juga melanggar peraturan perundang-undangan, di antaranya adalah melanggar UU ITE pasal 27 ayat (2). “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan, mentransmisikan, dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi atau dokumen elektronik yang memiliki muatan perjudian.”
Judi online termasuk judi slot itu terlarang menurut UU, juga ia dapat dikenakan sanksi atau hukuman.
Sebagaimana hukuman terhadap judi online ini diatur dalam Pasal 45 ayat (2) UU 19/2016, yakni “Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan perjudian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar.”
Juga sebagaimana diatur dalam peraturan terkait, “Setiap orang yang menggunakan kesempatan main judi yang diadakan tanpa izin, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau pidana denda paling banyak kategori III.” (UU No 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Pasal 427).
(c) Akibat psikis dan kesehatan terhadap penjudi, di antaranya, (1) Menyebabkan kecanduan yang berawal dari penasaran karena ingin menang dengan cara mudah dan bertaruh. (2) Mental para penjudi itu juga terganggu. Mereka tidak terbiasa untuk berkeringat apalagi memberikan prestasi kinerja terbaik. Pikirannya sudah terbentuk untuk mendapatkan uang dengan cara mudah dan tidak mau repot.
(3) Salah satu cirinya adalah abai dan tidak peduli terhadap fisik dan lingkungannya, seperti abai akan kebersihan, kesehatan fisiknya, kondisi lingkungan di rumah tempat ia tinggal.
Semoga Allah SWT membimbing, memudahkan, dan melindungi kita semua.
Wallahu a’lam.

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.
Donasi Literasi Umat

Elektabilitas Erick unggul dalam beberapa survei terakhir yang dilakukan.
Kementerian BUMN juga sedang mengaudit tujuh dapen BUMN.
Ibadah umrah merupakan hak yang dimiliki setiap warga negara.
Phone : 021 7803747
E-mail : cc@republika.co.id
Phone : 021 7803747
E-mail : sekretariat@republika.co.id
Phone : 021 7803747
E-mail : marketing@republika.co.id

source


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *