Karyawan Gelapkan Uang Bos Rp 17 Juta untuk Judi Slot – detikBali

Pria berinisial MFR (31) asal Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, NTB, ditangkap seusai menggelapkan uang di tempatnya bekerja. Total ada Rp 17 juta yang digelapkan demi bermain judi online jenis slot.
Kapolsek Sandubaya Kompol Muhammad Nasrullah menerangkan kejadian tindak pidana penggelapan terjadi pada Jumat (3/11/2023). Bermula saat pelaku MRF melakukan audit faktur penjualan ayam potong milik bosnya yang sudah jatuh tempo di sembilan konsumen.
“Modus pelakunya ini pura-pura memberitahukan kepada bosnya bahwa nota faktur tersebut belum dibayarkan. Padahal uang tersebut sudah diambil di konsumen untuk bermain judi,” kata Nasrullah saat konferensi pers, Selasa sore (5/12/2023).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Nasrullah, MFR dipercayakan oleh perusahaan untuk menagih tunggakan pembayaran ayam potong kepada beberapa konsumen.
Namun, justru sebaliknya faktur penagihan tersebut digunakan pelaku untuk menilap sejumlah uang perusahaan.
“Pelaku ini karyawan di usaha ayam potong, tugasnya untuk mengorder barang dan melakukan penagihan,” jelasnya.
Karena ketahuan menggunakan uang perusahan, MFR akhirnya dilaporkan. MFR lantas diamankan pada Rabu (29/11/2023) di rumahnya.
“Kami amankan yang bersangkutan di rumahnya dan kamu tetapkan tersangka. Pelaku melakukan penggelapan dengan alasan kepepet setoran dan bayar utang,” ungkap Nasrullah.
Nasrullah mengatakan uang sebesar Rp 17 juta yang dipakai bermain judi sebanyak 12 kali. Dari 12 kali main, pelaku malah merugi. Nahasnya uang tersebut ludes dan utang pelaku tak pula terbayarkan.
Di depan polisi, MFR mengaku awalnya nekat menilap uang perusahaan untuk membayar tagihan motor. Namun, malah dipakai untuk bermain judi slot dengan berharap bisa menambah keuntungan.
“Uang itu dari saya nagih sembilan orang. Karena kepepet untuk bayar utang tapi saya pakai main judi slot untuk dengan harap menang,” katanya.
“Saya menyesal telah menggunakan uang perusahaan. Kalau bisa saya akan ganti uang perusahaan,” katanya.
Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 374 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.

source


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *