Pemuda di Tarakan Gelapkan Uang Mahar Nikahnya Rp 57 Juta untuk Judi Slot – Kompas.com – Kompas.com

Pemuda di Tarakan Gelapkan Uang Mahar Nikahnya Rp 57 Juta untuk Judi Slot
Tim Redaksi
TARAKAN, KOMPAS.com–Seorang pemuda asal Kota Tarakan, Kalimantan Utara, CH (30), dibekuk polisi setelah dilaporkan keluarganya membawa kabur uang mahar pernikahan.
Kasat Reskrim Polres Tarakan, AKP Randhya Shaktika Putra mengungkapkan, uang yang dibawa kabur merupakan uang iuran keluarganya.
‘’CH ini meminta izin keluarganya untuk menikahi pacarnya bernama DTR. Pihak perempuan meminta uang mahar Rp 60 juta. CH kemudian meminta keluarganya membantunya menyiapkan uang mahar tersebut,’’ujarnya, dihubungi Rabu (13/12/2023).
Baca juga: Janjikan Bisa Bebaskan Tahanan Kasus Judi Online, Pria Mengaku Wartawan di Kulon Progo Ditangkap
Demi memenuhi permintaan CH yang berkeinginan menikah, keluarga kemudian saling bantu mengumpulkan uang yang diminta pihak perempuan.
Keluarga awalnya memberikan Rp 10 juta sebagai uang pegangan. Kemudian, Selasa 8 Agustus 2023, pihak keluarga CH mengirimkan uang Rp 20 juta ke rekening DTR.
Uang sejumlah Rp 7,5 juta kembali dikirim ke nomor rekening yang sama. Lalu Sabtu 26 Agustus 2023, kakak kandung CH juga membantu memberikan uang mahar untuk adiknya, senilai Rp 10 juta.
Kakak CH juga menambahkan bantuannya sebesar Rp 10 juta ke rekening atas nama DTR pada 13 September 2023.
Masalah terjadi pada Selasa 5 Desember 2023 saat keluarga calon mempelai perempuan datang ke rumah CH.
‘’Keluarga calon pengantin perempuan menanyakan tentang uang mahar pernikahan yang tak kunjung diberikan, padahal pernikahan akan digelar pada 9 Desember 2023. Kepada keluarganya, CH mengaku telah memberikan uang mahar sebesar Rp 57 juta tersebut, pada 5 Desember 2023,’’jelasnya.
Merasa dipermainkan dan dipermalukan oleh CH, pihak keluarga pun melaporkan kasus ini ke Polisi.
Penyelidikan dan pencarian CH dimulai. Jejak CH terendus Polisi berada di Kota Balikpapan. Ia pun berhasil dibekuk tanpa perlawanan.
Kepada petugas, CH mengakui menggelapkan uang keluarganya yang seharusnya digunakan sebagai mahar menikah.
Meski keluarganya mengirimkan uang untuk mahar pernikahan ke rekening DTR, namun CH memegang ATM calon istrinya tersebut, sehingga bebas mengambil dan menggunakan uang didalamnya.
‘’Pernikahan CH dijadwalkan 9 Desember 2023 kemarin batal. Sebelum hari H, CH lari ke Balikpapan membawa uang Rp 57 juta. Uang tersebut digunakan untuk biaya hidup selama berada di Balikpapan dan untuk bermain judi slot,’’kata Randhya lagi.
Polisi mengamankan barang bukti 10 lembar rekening koran dan sebuah bukti transfer dalam kasus ini.
‘’Atas ulahnya, CH dijerat dengan pasal 372 Juncto Pasal 376 KUHPidana, dengan ancaman penjara paling lama empat tahun,’’kata Randhya.

Copyright 2008 – 2023 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

source


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *