Polrestabes Medan Tangkap Dua Pelaku Spesialis Pencuri Spion Mobil, Hasil Curian Buat Judi Slot – EKSISNEWS.COM – Eksisnews.com

EKSISNEWS.COM, Medan – Polrestabes Medan berhasil menangkap dua dari tiga pelaku spesialis pencurian kaca spion mobil, yang sempat viral di media sosial.
Kedua pelaku berinisial DP (23) dan RCM (16), warga Jalan Rakyat, Kecamatan Medan Perjuangan. Sedangkan seorang pelaku lainnya berinisial R alias K masih buron.
Kapolrestabes Medan, Kombes pol Teddy Jhon Sahala Marbun menyebutkan, aksi pencurian spion mobil yang dilakukan oleh para pelaku ini terjadi pada Senin (30/10/2023) silam, bermula ketika pelaku R (buron) mengajak dua tersangka lainnya untuk beraksi mencuri kaca spion milik warga bernama Johan Laman.
“Saat itu, tersangka R alias K mengatakan kepada tersangka lainnya yang sudah kita tangkap dan menyampaikan ayo main, ada gambaran sasaran Toyota Fourtener putih sedang terparkir di depan rumahnya di Jalan Batubara, Kecamatan Medan Area,” kata Teddy, Selasa (16/1/2024).
Dijelaskan Teddy, ketiga pelaku dengan menaiki sepeda motor melakukan mencuri kaca spion mobil milik korban.
“Dalam aksi ketiga pelaku ini terekam kamera pengawas CCTV sehingga mudah mengenali para pelaku. Kemudian korban yang merasa keberatan langsung membuat laporan resmi ke kantor polisi,” ungkapnya.
Petugas kepolisian yang menerima laporan dari korban selanjutnya melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku di Jalan Rakyat, Kecamatan Medan Perjuangan.
“Petugas berhasil mengamankan DP di rumahnya, kemudian kita kembangkan lagi dan menangkap tersangka RCM,” terangnya.
Kombes Teddy menyebutkan, kaca spion milik korban telah dijual oleh para pelaku ke seorang penadah berinisial AT di Jalan Bintang, Kota Medan dan mendapatkan uang sebanyak Rp 300.
“Hasil dari penjualan itu dibagi rata. Pelaku juga mengaku tersebut dipakai mereka untuk bermain judi slot. Petugas masih memburu pelaku terhadap AT yang merupakan seorang penadah,” jelasnya.
Kepada petugas, pelaku mengaku sudah beraksi diberbagai lokasi Kota Medan.
“Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1, ke 4 dan 5 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” pungkasnya. (ENC-Fr)

source


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *