Terungkap! Selebgram Lombok Buka Arisan Fiktif demi Judi Slot – detikBali

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram mengungkap motif selebgram bernama Bethari Erna Yanti membuat kelompok arisan online fiktif. Selebgram berusia 23 tahun asal Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), itu menipu puluhan korban mencapai Rp 450 juta untuk bermain judi slot.
“Pelaku ini memang selebgram kata beberapa saksi. Jadi uang yang didapat dari hasil arisan fiktif itu digunakan untuk main judi slot,” ujar Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Putusan Utama kepada detikBali, Senin (15/1/2024).
Menurut Yogi, Bethari membuat grup arisan fiktif menggunakan beberapa handphone. Bethari lantas membuat beberapa akun WhatsApp (WA) untuk meyakinkan para korban. Para peserta arisan fiktif itu bahkan telah menyetorkan sejumlah uang kepada Bethari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ada beberapa nama fiktif yang dibuat oleh pelaku. Ada nilai yang disetorkan Rp 20 juta. Jumlah korbannya ada 17 orang yang menyetor secara bergiliran,” imbuh Yogi.
Yogi menuturkan baru tiga korban yang melapor ke Polresta Mataram. Polisi telah mengumpulkan barang bukti kerugian ketiga korban itu senilai Rp 92 juta. “Para korban berasal dari berbagai daerah di NTB,” kata Yogi.
Saat diperiksa penyidik pelaku Bethari mengaku telah menjalani arisan online fiktif tersebut selama tiga bulan. Ia terpaksa menipu para korban lantaran masalah ekonomi setelah berpisah dengan suaminya.
“Metode penyetoran pertama Rp 2 juta, kedua Rp 1,9 juta, dan ketiga Rp 1,8 juta. Jadi saat bulan keempat ditutup,” kata Bethari.
Namun, Bethari membantah telah menipu para korban. Ia beralasan uang senilai Rp 92 juta itu digunakan untuk mengganti pencairan pada grup arisan lainnya.
“Jadi uang itu saya pakai ganti uang uang anggota Get Arisan yang lain karena banyak yang kabur. Tidak dipakai untuk apa-apa,” imbuhnya.
Bethari telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penggelapan dan ditahan sejak Kamis (11/1/2024). Ia dijerat Pasal 378 KUHP atau Pasal 372 KUHP. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk percakapan di grup WA arisan fiktif tersebut.

source


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *