6 Ide Sensory Play untuk Bayi, Latih Motorik dan Sensoriknya – IDN Times

Regional
Kategori
Event
DOWNLOAD IDN APP SEKARANG!
Sensory play atau permainan sensori kadalah cara yang bagus banget untuk merangsang perkembangan bayi. Ini gak cuma membantu bayi mengenali berbagai tekstur, suara, dan rasa, tetapi juga memungkinkan si kecil untuk menjelajahi dunia sekitar mereka.
Sensory play gak selalu memerlukan peralatan khusus yang mahal, lho. Para orangtua atau pengasuh bisa menggunakan bahan sehari-hari yang mudah ditemukan di rumah untuk menciptakan pengalaman sensorik yang menarik bagi si kecil. Berikut ada enam ide sensory play untuk bayi yang bisa dicoba di rumah.
Selanjutnya, ide sensory play untuk bayi yang bisa dicoba adalah mengenalkannya pada air. Isi bak mandi bayi dengan air yang hangat, dan biarkan dia merasakan air mengalir di antara jari-jarinya. Tambahkan beberapa batu kerikil ke dalam bak mandi untuk memberikan sensasi berbeda saat bayi meraih dan memegang batu tersebut.
Si kecil akan menikmati perasaan dingin air di kulitnya. Selain itu, bermain dengan batu-batu kecil juga akan membantunya mengembangkan keterampilan motorik halusnya.
Banyak bahan dapur yang bisa digunakan untuk sensory play yang menyenangkan. Cobalah untuk memberikan si kecil beberapa bahan seperti oatmeal yang dingin dan lengket, krim putih yang lembut, atau pasta yang lunak.
Biarkan dia menjelajahi bahan-bahan ini dengan jari-jarinya yang mungil dan lucu. Dia akan menikmati sensasi berbeda yang muncul dari setiap bahan, dan itu juga bisa menjadi cara yang bagus untuk memperkenalkannya pada makanan baru.
Bayi pasti akan menyukai sensory play yang melibatkan mainan yang mengapung di air. Para orangtua bisa menggunakan mainan plastik yang tahan air, seperti bebek karet, kapal, atau ikan.
Biarkan si kecil mengejar mainan-mainan ini di dalam bak mandi atau kolam air kecil. Ini gak cuma membantu meningkatkan koordinasi mata dan tangannya, tetapi juga memberi dia pengalaman visual yang menyenangkan.
Baca Juga: 5 Game Matematika Terpopuler di Play Store, Bantu Anak Lebih Pintar!
Indra penciuman bayi juga perlu merasakan berbagai aroma, lho. Cobalah meletakkan beberapa bahan alami di dekat hidung bayi, seperti potongan lemon atau lavender kering.
Biarkan dia mencium dan merasakan aroma ini beberapa saat. Ini bisa menjadi pengalaman sensorik yang menarik dan mendidik soal dunia bau-bauan.
Mainan berbahan dasar alami seperti kayu atau kain juga bisa dimanfaatkan, lho. Barang-barang tersebut ternyata bisa memberikan pengalaman sensori yang luar biasa.
Contohnya, orangtua bisa mengajak anak untuk bermain pasir sambil merasakan hangatnya sinar matahari, atau bermain diatas rumput. Selain itu, bisa juga mencoba mainan kain yang berbeda-beda teksturnya untuk membantu bayi mengenali sentuhan yang berbeda-beda juga.
Menggunakan makanan sebagai media seni juga bisa menjadi sensory play yang mengasyikkan. Ambil beberapa makanan yang aman bagi bayi, seperti puree buah atau sayuran, dan biarkan bayi menggambar atau menciptakan pola dengan tangan kecilnya. Ini gak cuma mengajarkan dia soal warna-warna yang berbeda, lho. Tetapi juga memungkinkan dia untuk merasakan tekstur makanan tersebut.
Sensory play adalah cara yang luar biasa untuk mengembangkan keterampilan motorik dan sensorik bayi sambil memberikan mereka pengalaman yang menyenangkan. Pastikan untuk selalu mengawasi bayi selama bermain dan memilih bahan-bahan yang aman dan sesuai dengan usianya.
Ingatlah bahwa setiap bayi adalah individu yang unik, jadi selalu perhatikan reaksinya dan sesuaikan permainan sensorik sesuai dengan preferensi dan tingkat kenyamanannya. Mencoba berbagai ide sensory play untuk bayi akan membantunya menjelajahi dunia di sekitarnya dan mengembangkan keterampilan yang sangat penting dalam perkembangannya.
Baca Juga: 3 Ide Sensory Play di Rumah yang Mudah Disiapkan, Banyak Manfaatnya
Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya
IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.


















source


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *