Eks Suami Selebgram Lombok yang Buka Arisan Fiktif demi Judi Slot Dibekuk – detikBali

Aparat Polresta Mataram menangkap MIR, mantan suami selebgram Bethari Erna Yanti (23), warga Desa Midang, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bethari yang menipu puluhan korban senilai Rp 450 juta bermodus arisan fiktif itu sudah ditangkap lebih dulu.
Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama membeberkan MIR ditangkap pada Jumat (19/1/2024) pukul 19.00 Wita berdasarkan hasil pengembangan kasus arisan fiktif mantan istrinya. Dalam kasus itu, MIR berperan membantu Bethari.
“Jadi berdasarkan keterangan tersebut suami tersangka BEY (Bethari) kami amankan pula,” jelas Yogi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yogi mengungkapkan saat diperiksa penyidik Bethari mengaku membuat arisan fiktif itu atas dorongan MIR. Mantan suaminya membutuhkan modal banyak untuk bermain judi online.
“Jadi suami-istri ini berdua yang membuat arisan fiktif ini. Jadi uang hasil itu dipakai juga oleh MIR untuk bermain biliar,” ungkap Yogi.
MIR juga berperan merekrut anggota arisan fiktif. Dia juga menggunakan uang yang disetorkan oleh para korban.
“Dia ikut menawarkan kepada korban dan setelah korban mengirim sejumlah uang ke rekening BEY, setoran arisan tersebut digunakan untuk main judi online dan main biliar,” ujar Yogi.
Di depan polisi, MIR mengakui perbuatannya. Namun, dia mengaku uang yang digunakan untuk bermain judi dan biliar hanya Rp 3 juta. Selain itu, MIR juga menggunakan uang hasil penipuan untuk berfoya-foya bersama perempuan lain. Inilah yang membuat Bethari sakit hati.
“Saya pakai cuma Rp 3 juta. Itu sebelum bercerai dengan BEY,” ujar MIR.
Kini, MIR ditetapkan sebagai tersangka. Dia diancam dengan Pasal 378 dan atau 372 KUHP. Ancaman hukumannya empat tahun penjara.
Sebelumnya, Yogi mengungkapkan Bethari mulai membuka arisan fiktif sekitar Juli 2023. Selebgram itu merekrut peserta arisan fiktif melalui WhatsApp (WA).
“Modus pelaku menawarkan arisan yang dibuat dengan mengirimkan kepada korban list nomor dan daftar anggota yang tergabung dalam arisan tersebut,” kata Yogi, Jumat (12/1/2024).
Tak dinyana, sejumlah orang yang ditawarkan Bethari tergiur mengikuti arisan tersebut. Salah satunya adalah LM, perempuan berusia 24 tahun yang bergabung ke dalam dua kelompok arisan fiktif buatan Bethari.
“Korban mengikuti arisan yang dibuat oleh pelaku dengan dimasukkan ke dalam grup (WA) Get Arisan senilai Rp 18 juta dan dan Get Arisan senilai Rp 8 juta,” imbuh Yogi.
Menurut Yogi, LM telah menyetorkan uang arisan untuk kedua kelompok arisan yang diikutinya. Namun, Bethari tiba-tiba menutup arisan tersebut. Walhasil, korban tak bisa melakukan pencairan uang arisan yang telah disetornya.
“Pelaku tiba-tiba menutup secara sepihak kedua kelompok arisan tersebut,” kata Yogi.
Kepada polisi, Bethari mengaku menutup arisan tersebut karena beberapa anggotanya belum melakukan pembayaran atau setoran. Salah satu korban lantas menghubungi beberapa nomor telepon anggota arisan di grup WA tersebut.
“Beberapa member yang tergabung dalam list arisan tersebut palsu dan nama-namanya hanya rekayasa pelaku untuk membohongi korban,” imbuh Yogi.

source


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *