Ketum DPP LSM Gemmako Kabupaten Asahan : Proyek GOR … – berita merdeka online

Asahan, Beritamerdekaonline.com – Gedung Olahraga yang bertaraf Nasional dinanti -nantikan masyarakat Kabupaten Asahan mangkrak selama puluhan tahun yang berlokasi di Jalan Ir Sutami Simpang Perda Kelurahan Sidodadi Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara diketahui bahwa anggaran bersumber dari APBD Kabupaten Asahan yang sudah dikeluarkan puluhan milyar.
Diketahui, sebagai berikut:
1. Tahap I dimulai dari tahun 2011 dengan nilai 700 juta dana hibah dari KONI Pusat
2. Tahap II Tahun 2019 dengan Pagu 10 Milyar dari APBD Kabupaten Asahan.
3. Tahap III di tahun 2022 senilai 300 juta
4. Tahap IV di tahun 2022 senilai 4 Milyar 960 juta rupiah lanjutan pembangunan Gedung Olahraga (GOR), pelaksana CV Bertuah bersumber dari APBD Kabupaten Asahan.
Dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp Kepala Dinas PUTR Kabupaten Asahan Agus Jaka belum bisa menjawab.
Dijelaskan Dodi Antoni Ketua Umum LSM DPP Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Anti Korupsi (Gemmako) Kabupaten Asahan mengatakan, Sungguh sangat mengerikan Proyek GOR yang menelan puluhan milyar dari APBD Kabupaten Asahan sudah puluhan tahun tidak selesai-selesai diduga di korupsi berjamaah oleh para oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Parahnya lagi, ada 4 Gedung Bangunan dan Pagar Hilang di Telan Bumi pada bulan Mei 2022 yang lalu, dan pada saat ini, Tanggal 27 September 2023 sidak hilang tidak ada lagi”, ucapnya.
Lanjutnya, Kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo mohon ijin melaporkan diduga kerugian negara yang dilakukan Dinas PUTR Kabupaten Asahan sudah tidak bisa lagi dianggap enteng/ringan, tolong diperiksa seluruh PPK, Pemenang Tender dan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Asahan supaya terbongkar siapa dalang dibalik proyek mangkrak tersebut”, ungkapnya.
Ditambahkannya, Pada lanjutan pembangunan GOR yang berlokasi di Kecamatan Kota Kisaran Barat dengan nilai kontrak Rp. 4. 960.000.000. Milyar sumber dana APBD Kabupaten Asahan pada tanggal mulai kontrak 18 Mei 2022 pada tanggal selesai 14 November 2022 diduga terindikasi korupsi seperti tidak dikerjakan proyek tersebut”, Cetusnya. (Tim)
Loading
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *





source


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *