Mesin Judi Slot Tercipta dari Tangan Charles Fey – detikNews

INTERMESO
Mesin slot alias jackpot masih digemari orang. Siapa sangka mesin itu bikinan imigran asal Jerman di Amerika.
Foto: Charles Fey (kiri) saat membuat mesin slot (Museum Nevada-Immigration Entrepreneurship)
Selepas lulus sekolah dasar, Charles Augustinus Fey, ketika itu berusia 14 tahun, memilih bersama kakaknya, Edmund, untuk bekerja di pabrik perkakas pertanian di Munich, Jerman, pada 1876. Remaja kelahiran 2 Februari 1862 itu keluar dari desanya di Vohringen, Distrik Neu-Ulm, Bavaria, Jerman untuk membantu meningkatkan kehidupan ekonomi orang tuanya yang pas-pasan.
Charles Fey merupakan bungsu dari enam bersaudara, anak dari pasangan Karl Josef Gustav Johann Fey dan Maria Vollman. Ayahnya adalah kepala sekolah merangkap juru bicara Katedral Ekumenis di Neu-Ulm. Penghasilannya tak cukup menghidupi keluarganya. Johann nyambi sebagai juru tulis dewan desa dan pengawas daging.
Kakak beradik Fey berangkat menuju Munich dengan menumpang kereta api. Charles Fey dilatih sehingga kemampuan di bidang mekanis sangat terampil. Tapi tak lama, hanya satu tahun ia bekerja. Di usianya masih 15 tahun, Charles Fey pergi menuju Prancis. Hal itu dilakukan sebagai penolakannya terhadap wajib militer di ketentaraan Reich, Jerman bersatu. Salah satu keenggananya karena militer Reich didominasi orang Prusia, bukan Bavaria.
Setiba di Prancis, tak butuh waktu lama bagi Fey untuk mendapat pekerjaan. Dia diterima bekerja di pabrik produsen alat interkom yang terletak di Amiens, Picardie. Karena kecakapannya dalam bekerja, Fey direkomendasikan pindah ke London, Inggris. Dia ditawari untuk magang di departemen instrumen di galangan kapal Inggris pada 1880.
Di kota yang dijuluki The Smoke itu, Fey tak hanya meningkatkan kemampuannya mengotak-atik sistem peralatan mekanis. Di sana juga dia memperdalam kemampuan bahasa Inggrisnya hingga mahir. Hampir lima tahun Fey bekerja dan menabung uang. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk bermigrasi ke Amerika Serikat, negeri impian yang juga tengah menghadapi revolusi industri.
Pada 1885, Fey menjejakan kakinya di New Jersey, AS, di usianya baru 23 tahun. Ia menemui adik kandung ibunya, Martin Vollman, yang lebih dahulu hijrah dari Bavarian sejak 1880. Di rumah sang paman di kawasan Hoboken, Fey menumpang hidup selama enam bulan. Setelah berdiskusi dengan pamannya, Fey memutuskan pergi ke San Fransisco, California.
Dia merasa yakin dengan bakat keahlian di bidang mekanik itu bisa mudah mendapat pekerjaan di kota yang memang tubuh sebagai pusat industri dan keuangan. Begitu tiba di San Fransisco, awalnya Fey bekerja sebagai pembantu masinis kereta api. Ia menikmati pekerjaan itu, apalagi setelah bertemu dengan gadis pujaan hatinya, Marie Christine Volkmar, yang juga berdarah Jerman.
Tapi Fey sempat terpuruk pekerjaan dan cintanya akibat menderita penyakit tuberkulosis kronis. Dia meninggalkan pekerjaan monotonnya sebagai masinis dan kekasihnya menuju Meksiko. Di negeri Topi Sombrero yang berudara panas itu Fey hidup sendiri hingga bakteri mycobacterium tuberculosis dalam paru-nya lenyap.
Begitu sembuh, dia ingat akan kekasihnya di San Fransisco. Fey dengan penuh semangat kembali menemui dan melamarnya. Bersamaan waktunya, dia pun berjumpa dengan dua orang sesama imigran asal Jerman yang bekerja sebagai mandor di perusahaan jaringan listrik California Electric Works, yaitu Theodor Holtz dan Gustav Friedrich Wilhelm.
Kedua orang mengajak Fey untuk bergabung dengan perusahaan pemasok listrik di San Fransisco tersebut. Berkat kedua teman baru itulah, khususnya Theodore Holtz, mengubah nasib Fey selanjutnya. Keduanya membuat inovasi mesin yang fenomenal dalam dunia perjudian di dunia, membuat mesin slot atau jackpot pertama.
Seperti dilansir dari laman Immigrant Entrepreneurship dan Indian Country To Day, Charles Fey kemudian dikenal sebagai pencipta pertama mesin slot atau jackpot atau mesin permainan yang dijuluki sebagai ‘Bandit Tangan Satu’. Karyanya itu menginspirasi modifikasi mesin slot lebih modern seperti saat ini, seperti judi online slot.
Liberty Bell, mesin slot ciptaan Charles August Fey tahun 1899.
Foto: Commons Wikimedia
Sebenarnya pada 1890 sudah ada mesin permainan bernama Horseshoe bikinan Schultze. Cikal bakal mesin slot itu banyak digunakan para pemilik toko cerutu, bar, dan tukang cukur untuk mengaet pelanggan. Mereka membayar permainan dengan uang untuk memutar beberapa simbol gambar mirik dalam kartu remi. Hadiahnya berupa kupon yang ditukar segelas minuman bir atau cerutu.
Fey dan Holtz yang sudah keluar dari perusahaan California Electric Works lalu mempelajari sistem alat tersebut. Mereka berinovasi untuk memodifikasi alat itu menjadi lebih modern. Bagaimana alat itu bisa melakukan pembayaran secara otomatis mengeluarkan koin atau uang.
Fey dan Holtz lalu mengumpulkan dana awal untuk mewujudkan mimpinya itu pada 1894. Keduanya lalu mendirikan perusahaan bernama Hotlz and Fey Electric Works di 39 Stevenson Street, San Francisco. Di ruang bawah tanah rumah di kawasan Berkeley, Fey siang malam meneliti, merancang, dan membuat mesin Horsesheo menjadi mesin slot dengan seperti permainan lotere 4-11-44 yang lebih inovatif.
Fey mengubahnya dengan tiga silinder atau cakram dengan simbol gambar, di mana bila simbol gambar tertentu sama akan menang dan menerima pembayaran US$ 5. Game yang dirancang Fey dioperasikan dengan memasukan koin dan menghasilkan secara otomatis koin juga, bukan kupon atau token yang ditukar dengan segelas bir atau barang dagangan lainnya. Ini menjadi lebih menarik bagi orang.
Sejak itu, Fey dan Holtz sukses memproduksi mesin slot tersebut. Tapi tak lama Fey menjual saham miliknya di perusahaan Holtz and Fey Electric Works. Uang hasil penjualan saham itu dibuat untuk mendirikan perusahaan sendiri bernama Charles Fey and Company. Fey saat itu menggarap rancangam baru mesin slot, yaitu Draw Poker, mesin slot poker pembayaran tunai.
Dia tak lagi mengerjakan desain dan pembuatannya di bengkel di bawah rumahnya. Dia memindahkan bengkel di lantai tiga gedung yang terletak di 406 Market Street, yang merupakan nadi bisnis keuangan di San Fransisco. Pada 1898, Fey merancang mesin slot Card Bell, mesin three-reel dan staggered-stop dengan pembayaran otomatis.
Mesin slot itu menggunakan gulungan pemintal yang diaktifkan oleh tuas, di mana pemutaran gulungan itu akan menampilkan tanda/gambar yang distel berbaris ketika gulungan berhenti. Setahun kemudian, pada 1899, Fey memodifikasi lagi mesin slot Card Bellnya. Dia mengganti beberapa lambang dengan bintang dan lonceng sehingga terciptalah mesin slot Liberty Bell yang revolusioner.
Dia menamai mesin slot barunya itu Liberty Bell sebagai penghormatan pada simbol kemerdekaan Amerika Serikat. Mesin itu memiliki tiga gulungan dengan tuas di sisi kanannya. Liberty Bell memiliki 10 simbol di setiap gulungan dan 10 pemberhentian yang memungkinkan 1.000 kombinasi yang berbeda. Selain bintang dan lonceng, dalam setiap gulungan juga menampilkan simbol sepatu kuda, sekop, berlian, dan hati.
Mesin slot ini dirancang untuk mengembalikan koin yang dimasukan ke dalamnya sebanyak 86 persen. Liberty Bell akan membayar 50 sen ketika tiga simbol lonceng disejajarkan. Mesin slot inilah yang lebih populer mengalahkan mesin poker di semua konter di toko cerutu, tukang cukur, dan bar. Fey menamai mesin slotnya Liberty Bell atau Operator Bell, dan bahkan ada yang menamainya Bandit Bertangan Satu.
“San Fransisco legal untuk mesin slot dari 1894 hingga 1909. Dia membuat mesin itu, mesin roda berwarna. Dia melakukannya dengan sangat baik. Dia menghasilkan lebih banyak uang dengan itu daripada bisnis pasokan listrik,” kata Marshal Fey, cucu Charles Fey kepada Indian Country To Day pada 2011.
Charles August Fey, pencipta mesin slot
Foto: Immigrant Entrepreurship
Mesin slot Liberty Bell atau Bandit Tangan Satu ini sangat populer hingga 1907. Hingga akhirnya muncul produsen lainnya yang meniru karya Charles Fey, seperti Herbert Mills dari Chicago. Mesin slot karya Mills ini juga dinamai Liberty Bell yang menambah popularitas perangkat itu ke seluruh negeri. Mesin-mesin slot itu di pasang di mana-mana, mulai dari toko cerutu, tukang cukur, bar, rumah bordil, kasino, hotel dan tempat hiburan lainnya.
Namun, tahun 1910, negara bagian Nevada sempat melarang penggunaan mesin slot tersebut, menyusul kemudian California pada 1911. Namun sejak 1930an, Nevada justru menjadi satu-satunya negara bagian yang melegalkan perjudian dan minuman keras. Mesin slot kembali marak dipasang di sejumlah kasino, termasuk di Hotel Flamingo, Las Vegas milik dedengkot mafia Bugsy Siegel.
“Ini luar biasa. Hal tentang mesin slot adalah anda tidak perlu tahu permainannya. Peluang anda sangat buruk dalam blackjack (kartu) atau dadu jika anda tak tahu permainannya. Beda dengan mesin slot,” ujar Marshall lagi.
Di kemudian hari, mesin slot mengalami modifikasi, seperti yang dilakukan Raymond Moloney melalui perusahaannya, Bally Manufacturing Company di Chicago pada 1932. Dia menciptakan mesin Pinball Ballyhoo yang hanya butuh 1 sen untuk dimainkan. Mereka juga memproduksi mesin dadu otomatis dan mesin slot Bally Baby.
Inovasi dan modifikasi mesin slot terus dilakukan antara tahun 1970-1980an. Bally meluncurkan pertama kali mesin slot video untuk pertama kalinya pada 1982. Dan kini malah mesin slot menjadi game online yang paling digemari di seluruh dunia.
Tapi bagaimana pun, Charles Fey menjadi kaya raya dengan keuntungan dan royalti penciptaan mesin slot Liberty Bell. Tapi hal itu berbading terbalik dengan keluarganya yang merasa malu dengan kesuksesannya dalam menciptakan mesin ketangkasan yang digunakan orang untuk berjudi.
“Ibu saya tidak akan membiarkan siapa pun atau bahkan teman kami tahu bahwa kakek saya yang menemukan mesin slot. Itu sangat buruk, tapi setelah perjudian menyebar ke seluruh Amerika, dia menjadi terkenal atas penemuannya itu,” kata Marshall Fey.
Penulis: M Rizal
Editor: Irwan Nugroho

source


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *